Bertemu Fin Komodo Bledhex di IIMS 2021, Bertenaga Listrik

Fin Bledhex listrik(KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI)

JAKARTA, KOMPAS.com – Pameran Indonesia International Motorshow (IIMS) 2021 dilaksanakan pada 15 sampai 25 April di JIExpo Kemayoran. Pada pameran ini diikuti berbagai merek dan salah satunya menampilkan produk lokal buatan PT Fin Komodo Teknologi.

PT Fin Komodo Teknologi memamerkan satu unit kendaraan multiguna yang dinamakan Fin Bledhex. Secara tampilan, memang Fin Bledhex ini mirip dengan Fin Komodo KD 250 X, perbedaannya adalah tidak adanya mesin, karena ini model listriknya.

Secara spesifikasi, Fin Bledhex menggunakan baterai lithium-ion dengan kapasitas 21 kWh. Dengan baterai tersebut, tenaga yang dihasilkan dari Fin Bledhex ini mencapai 24 kW atau setara 32,2 TK dan torsi 70 Nm.

Kabin Fin Bledhex Listrik(KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI)

Untuk konfigurasinya, motor listrik Fin Bledhex ditempatkan di bagian tengah, tepatnya di belakang kabin dan berpenggerak roda belakang.

Untuk waktu pengisiannya, hanya membutuhkan 3 jam dengan daya 6.000 watt dan bisa digunakan sampai 150 km.

Membahas dimensinya, Fin Komodo memiliki panjang total 3,4 m, lebar 1,635 m, dan tinggi 1,645 m. Dimensi ini cukup ideal untuk dimasuki dua orang penumpang di kabinnya. Kemudian di bagian belakang juga dibuat bak multiguna.

Perbedaan paling terlihat di bagian kabin Fin Bledhex. Untuk instrument cluster-nya sudah full digital. Kemudian transmisinya, menggunakan model single speed reduction gear dengan pilihan Hi – Low – Reverse.

Instrument cluster Fin Bledhex listrik(KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI)

Aviantra Karisma, Engineer PT Fin Komodo Teknologi mengatakan, semua komponen yang ada di Fin Bledhex merupakan produksi lokal, hanya baterainya saja yang masih dari luar. “Fin Bledhex ini masih perkenalan dahulu. Bukan berarti mobil nantinya akan seperti ini. Tapi Fin Bledhex ini sudah bisa dipesan dan akan dikirim pada akhir tahun 2021,” kata Aviantra kepada Kompas.com, Jumat (16/4/2021).

Spesifikasi lengkap Fin Bledhex:

Dimensi Panjang Total: 3.400 mm
Lebar Total: 1.635 mm
Tinggi Total: 1.645 mm
Berat Kosong: 600 kg J
arak Sumbu Roda: 2.000 mm
Jarak Roda: 430 mm
Ground Clearance: 310 mm

Motor
Tipe: Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM)
Konfigurasi: Mid – Rear Motor, Rear Wheel Drive
Max. Power: 24 kW
Max. Torsi: 70 Nm
Max. Speed: 40 kpj

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Bertemu Fin Komodo Bledhex di IIMS 2021, Bertenaga Listrik”, Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/18/092100915/bertemu-fin-komodo-bledhex-di-iims-2021-bertenaga-listrik.
Penulis : Muhammad Fathan Radityasani
Editor : Azwar Ferdian

FIN KOMODO Hadir di Virtual Experience Indonesia International Motor Show 2021

FIN KOMODO hadir kembali untuk meramaikan pasar otomotif nasional Indonesia dalam ajang Indonesia Internasional Motorshow (IIMS) tahun 2021. Kali ini acara IIMS yang diadakan oleh Dyandra Promosindo tidak hanya berupa pameran secara langsung, namun ada juga pameran secara daring atau dikenal dengan Virtual Experience IIMS 2021.

Menurut Dyandra Promosindo, Virtual Experience IIMS 2021 ini membuka peluang bagi pengunjung pameran untuk melihat beragam produk otomotif tanpa harus keluar rumah. Pengunjung pameran juga tidak terbatas untuk yang berada di Indonesia saja, tapi juga dari negara lain.

Untuk melengkapi sensasi Virtual Experience IIMS 2021, Dyandara Promosindo bekerja sama dengan Shopee guna menunjang kemudahan transaksi pembelian antara pengunjung dan peserta pameran. IIMS juga mengadakan rangkaian acara seperti talkshow, terst drive dan giveaway selama Virtual Experience IIMS 2021 berlangsung. Dyandra Promosindo menjamin Virtual Experience #IIMSVirtual x #Shope 2021 akan menjadi pameran virtual otomotif terbaik di Indonesia.

Jadi untuk sahabat FIN KOMODO, jangan lupa untuk mengunjungi booth virtual kami di Virtual Experience #IIMSVirtual x #Shope 2021 secara gratis dengan mengakses indonesianmotorshow.com mulai tanggal 18 – 28 Februari 2021. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut untuk registrasi nya ya.

FIN KOMODO Berhasil Raih Grand Award IGDS 2020

Ice BSD (10/12/2020) – Penghargaan Indonesia Good Design Selection (IGDS) adalah penghargaan tertinggi untuk desain produk industri terbaik yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian kepada desainer produk industri dan/atau perusahaan industri.

Kementerian Perindustrian pada tahun ini kembali menggelar ajang penghargaan Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2020. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, IGSD 2020 mencakup dua kategori penghargaan, yakni kategori Design Product dan Design Concept. Peserta yang turut ikut dan berpartisipasi dalam ajang IGDS 2020 ini naik dari tahun sebelumnya yaitu adalah sebanyak 386 peserta Design Product dan Design Concept.

Pada acara tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) KH Maruf Amin secara khusus hadir memberikan sambutan dan apresiasinya kepada para peserta penghargaan, termasuk kepada FIN KOMODO KD 250 X yang berhasil memperoleh penghargaan tertinggi dalam kategori Design Product di ajang IGDS 2020. Diwakili oleh Ir. Ibnu Susilo (Designer & Founder FIN KOMODO KD 250 X), FIN KOMODO menerima piagam penghargaan Grand Award IGDS 2020 untuk kategori Design Product.

Adapun rincian pemenang IGDS 2020 adalah sebagai berikut.
Grand Award Kategori Design Product:
Ir. Ibnu Susilo (PT FIN Komodo Teknologi)
Best Three Kategori Design Product:
1. Lucky Akbar Raditya (PT Line Soda Kreasindo)
2. M. Hamsyah Pramana (Sepatu Kimin)
3. Santi Alexius dan Hendri Teja (PT Matahari)
People Choice:
Afidha Fajar Aditya (Eboni Watch)
Grand Award Kategori Design Concept:
Fauzi dan Hari Pramuja (PT Luas Inovasi)
Best Three Kategori Design Concept:
1. Andriano Sumartama (PT Balagi Ratan)
2. Oki Lutfi Nurdin (PT Eagarindo MP)
3. Mohammad Amsal Hilmy Abbiyu.

Turut hadir pada acara tersebut para ketua Lembaga Negara, jajaran Kementerian Perindustrian, para gubernur, wali kota serta bupati di seluruh Indonesia. 

Ir. Ibnu Susilo bersama Ibu Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsi
Ir. Ibnu Susilo bersama jajaran Juri IGDS 2020

Uzone Talk – Bikin Mobil Pakai Teknologi Pesawat

Cimahi (10/09) – Founder dan CEO PT FIN KOMODO TEKNOLOGI, Ir. Ibnu Susilo bersama dengan host Uzone.ID, Bagja Pratama diskusi barsama secara live di kanal YouTube Uzone Talk.

Dikutip dari kanal YouTube Uzone.ID – “FIN Komodo sendiri seharusnya sudah tidak asing di kancah industri permobilan di tanah air. Mobil ini dirancang menggunakan rumus matematik sebuah pesawat terbang. Diskusi ini membahas sepak terjang Founder dan CEO FIN KOMODO, Bapak Ir. Ibnu Susilo dalam melahirkan dan menumbuh kembangkan mobil nasional FIN KOMODO”.

OM MOBI Review FIN Komodo: Mobil Murni Buatan Indonesia

Cimahi (25/8) – Salah satu YouTuber terkenal di dunia otomotif Indonesia OM MOBI (@motomobitv) datang ke kantor pusat PT FIN KOMODO TEKNOLOGI untuk bertemu dan berdiskusi dengan CEO PT FIN KOMODO TEKNOLOGI, Bapak Ir. Ibnu Susilo. Tidak hanya berdiskusi, OM MOBI juga melakukan test drive FIN KOMODO dan review untuk kemudian di sampaikan kepada masyarakat melalui channel YouTube OM MOBI .

Buat yang penasaran dengan fitur-fitur FIN KOMODO, bisa langsung nonton video review OM MOBI yang sangat lengkap dan interaktif dibawah ini.

Mobil Taktis FIN KOMODO Untuk Operasional Penanggulangan KARHUTLA di Polres Barito Utara

Muara Taweh, Palangkanews.co.id – Kapolres Barut AKBP Dodo Hendro Kusumo, SIK di Halaman teras Mapolres Barut, menerima 1 unit mobil taktis hibah dari Grup Turangga untuk membantu operasional Satgas Penanggulangan Karhutla Barito Utara. Selasa (11/08/2020).

Kapolres Barut yang langsung menerima penyerahan secara simbolis kunci mobil dan 1 Unit Mobil FIN KOMODO yang di serahkan oleh beberapa orang perwakilan Grup Turangga menyatakan ” sangat berterimakasih, atas hibah yang di berikan oleh pihak Turangga Grup kepada Satgas Karhutla Polres Barut, serta sangat mengapresiasi dan juga berterimakasih atas keperdulian pihak Turangga Grup terhadap penanggulangan Karhutla di wilayah Barut dengan memberikan hibah 1 Unit Mobil Taktis Merk FIN KOMODO tersebut guna mendukung performa kegiatan Tim beroperasi di lapangan nanti untuk Penanggulangan Bencana Karhutla di Barut” ucap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Barut menambahkan “Semoga, 1 Unit mobil Taktis FIN KOMODO ini nantinya bisa mendukung kegiatan Operasi Satgas Karhutla Polres Barut di lapangan agar lebih maksimal dalam bergerak dan bertindak di lapangan agar Status Darurat Asap di Kalteng dan Karhutla di Barut khususnya bisa kita minimalisir, agar bencana kabut asap tidak terjadi lagi seperti tahun-tahun sebelumnya” harapnya.

Di satu sisi, Wahid juru bicara perwakilan Turangga Grup yang menyerahkan hibah 1 unit mobil Taktis Komodo tersebut menyatakan bahwa ” Dengan menghibahkan 1 unit mobil Taktis FIN KOMODO tersebut, pihak Tarungga Grup menunjukan sebuah bentuk partisispasi pihaknya serta keperduliannya terhadap Bahaya Karhutla yang terjadi di Kalimantan Tengah khususnya di Barut” ujarnya.

Di akhir wawancara dengan awak media Kapolres Barut juga menambahkan ” pihaknya tidak akan main-main dalam penanggulangan Bahaya Karhutla di wilayah Hukumnya, dan kami akan tetap berkordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penaggulangan Karhutla untuk menentukan langkah-langkah yang di ambil dalam penindakan dan memberiakn sanksi hukum terhadap pelaku Karhutla di Wilayah Barito Utara, ini demi kemanusiaaan, berdasarkan kearifan lokal agar hukum dan rasa Keadilan bisa di tegakkan dalam Penanggulangan Karhutla, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, jangan membakar hutan dan lahan agar Bahaya Karhutla bisa kita hindari” pungkasnya dengan tegas.

Sumber: PalangkaNews.co.id

Antisipsi Karhutla, Polda Kalteng Luncurkan Mobil Pemburu Api

Kalimantang Tengah, RMOL.ID – Mengatasi persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diperlukan adanya terobosan yang inovatif. Untuk itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo meluncurkan mobil pemburu api untuk menghilangkan karhutla di wilayah Kalteng. “Saya berharap semoga dengan adanya mobil ini karhutla yang ada di Kalteng dapat ditangani,” kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/7).

Peluncuran mobil pemburu api Polda Kalimantan Tengah/Net

Dedi menyampaikan, untuk tahap awal, sebayak enam mobil dengan rincian empat mobil jenis komodo dan dua mobil jenis quick respon siap dioperasionalkan.

Unit mobil pencari api ini memungkinkan untuk masuk ke pelosok hutan, lantaran didesain dengan konsep offroad.

Mobil tersebut, kata Dedi, sangat efektif dan efisiensi dalam pemadaman serta dapat digunakan sebagai mobil sosialisasi pola kearifan lokal dalam membuka lahan.

“Semoga dengan mobil ini dapat membantu Polri dalam melaksanakan pemadaman karhutla yang ada di wilayah Kalteng,” pungkasnya.

Dalam peluncuran tersebut Kapolda didampingi oleh Wakapolda Brigjen Indro Wiyono, Irwasda Kombes Pol Iman Prijantoro dan pejabat utama Polda Kalteng

Sumber: RMOL.ID

FIN Komodo Siap Padamkan Api di Lahan Gambut Kubu Raya

Mulai Waspada Karhutla 

Sungai Raya, Pontianak Post — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya mulai gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Tidak lama lagi sudah masuk musim kemarau yang sangat rentan terjadi keakaran hutan dan lahan, makanya upaya seperti sosialisasi untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla kian kami tingkatkan,” kata Kepala BPPD Kubu Raya Mokhtar kepada wartawan, Minggu (19/7), di Sungai Raya.

Selain telah memetakan sejumlah daerah yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, kata Mokhtar, Pemerintah Kubu Raya pun juga sudah menetapkan status siaga karhutla yang berlaku sejak 1 Februari 2020 hingga 20 Oktober 2020 mendatang.

Berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan, saat ini terdapat 18 desa di Kubu Raya yang cukup rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Desa tersebut tersebar di Kecamatan Sungai Raya, Rasau Jaya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang, dan Kuala Mandor B. “Kecamatan lainnya, kami pantau juga berpotensi terjadi karhutla, namun tidak serawan di 18 desa yang sudah kami petakan tersebut,” ungkapnya.

Selain melibatkan sejumlah instansi terkait, dalam upaya pemadaman titik api, pihaknya juga selalu melibatkan kelompok masyarakat peduli api yang ada disetiap desa di Kubu Raya. Dia melihat kiprah Pokmas Peduli Api sejauh ini cukup baik. Meski begitu lantaran keterbatasan alat yang dimiliki pokmas dalam hal peralatan perlu disiasati dengan strategi sinergi yang efektif.

“Saya melihat keterlibatan masyarakat melalui Pokmas Peduli Api sudah baik. Namun yang menjadi titik lemah pokmas adalah peralatan. Karena kapasitas mesin yang ada di desa, jangkauan penyemprotannya tidak sekuat yang menjadi standar penanganan karhutla. Maka setiap kejadian karhutla kami selalu mengajak pokmas bahu membahu dalam penanganan dengan menggunakan peralatan yang ada BPBD,” jelasnya.

Sebelumnya, usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kubu Raya, BPBD Kubu Raya, menerima satu unit mobil Fin Komodo dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Mobil buatan dalam negeri berjenis kendaraan off road-non konvensional ini biasanya digunakan untuk medan daeerah pegunungan, dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu dan berlumpur.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, mobil tersebut akan digunakan sebagai salah satu armada untuk menangani kasus yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya.

“Dengan bobot yang cukup ringan, mobil ini akan lebih leluasa masuk dan menelusuri ke lahan gambut sehingga bisa bekerja maksimal. Kami berharap mobil ini bisa membantu, misalnya di areal gambut dia bisa bantu membawa mesin pompa air untuk memudahkan jika ditemukan titik api yang suit dijangkau,” kata Muda Mahendrawan usai secara simbolis menyerahkan bantuan satu unit mobil Fin Komodo kepada Kepala BPBD Kubu Raya, Mokhtar.

Kepala BPBD Kubu Raya Mokhtar mengapresiasi perhatian Pemerintah Kubu Raya yang dinilai selalu memantau perkembangan dan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya. “Adanya bantuan mobil Fin Komodo ini tentu memudahkan kami menjangkau sejumlah titik lahan gambut yang sulit terjangkau dan tentunya sangat membantu kami dalam upaya penanganan jika sewaktu-waktu terjadi karhutla di Kubu Raya,” pungkasnya. (ash)

Sumber: pontianakpost

FIN Komodo Bantu Tangani Corona

Bandung

Mobil Formula Indonesia (Fin) Komodo digunakan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Bandung Raya. Mobil buatan anak negeri ini turut berpartisipasi dalam pemberantasan virus corona (COVID-19).

Mobil yang diproduksi oleh Ibnu Susilo di bengkel miliknya yang berada di Jalan Kolonel Masturi, Nomor 106 A, Kota Cimahi, Jawa Barat, ini merupakan mobil yang dicipta untuk segala medan.

“Mobilnya ini ukurannya kecil, untuk dua penumpang, mesinnya 250 cc, (transmisi) matic,” ujar Ibnu kepada detikcom, Selasa (7/4/2020).

Ia mengungkapkan, mobil ini bisa digunakan di segala medan, baik terjal ataupun berbatu. Tak hanya, itu mobil ini juga bisa digunakan untuk melakukan penyemprotan disinfektan yang masuk ke gang-gang sempit.

Mobil Nasional Komodo Perang Lawan Corona Foto: Dok.Kantor SAR Bandung

“Mobil ini sangat lincah, karena matic manuver di gang-gang, yang mobil biasa enggak masuk ini masuk. Ukuran panjang 2,7 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1,7 meter,” tutur Ibnu.

Menurutnya, mobil kebanggaan Indonesia ini sudah diproduksi lebih dari 100 unit dan disebar dari Sabang sampai Merauke.

“Produksi lebih dari 100 unit, sekarang yang digunakan di lapangan dua. Kelebihan, mobil ini kami rancang untuk daerah yang tidak ada infrastrukturnya. Contoh di daerah-daerah yang tidak ada infrastruktur seperti di perkebunan, pertambangan dan desa-desa,” jelasnya.

“Teman-teman di desa ini menggunakan mobil ini untuk menarik hasil panen. Dengan ada Fin Komodo ini mereka bisa bawa langsung ke masyarakat terdekat tanpa harus ada perantara dan digunakan dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Selain itu, mobil ini juga dikirim ke luar negeri dan digunakan juga di medan yang belum ada infrastrukturnya. “Afrika dan Malaysia juga,” ujarnya.

Selain itu, di Bandung juga banyak digunakan. “Bandung juga banyak, digunakan di tempat bencana dan rekreasi,” ucap Ibnu.

sumber: detik.com