FIN KOMODO Berhasil Raih Grand Award IGDS 2020

Ice BSD (10/12/2020) – Penghargaan Indonesia Good Design Selection (IGDS) adalah penghargaan tertinggi untuk desain produk industri terbaik yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian kepada desainer produk industri dan/atau perusahaan industri.

Kementerian Perindustrian pada tahun ini kembali menggelar ajang penghargaan Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2020. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, IGSD 2020 mencakup dua kategori penghargaan, yakni kategori Design Product dan Design Concept. Peserta yang turut ikut dan berpartisipasi dalam ajang IGDS 2020 ini naik dari tahun sebelumnya yaitu adalah sebanyak 386 peserta Design Product dan Design Concept.

Pada acara tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) KH Maruf Amin secara khusus hadir memberikan sambutan dan apresiasinya kepada para peserta penghargaan, termasuk kepada FIN KOMODO KD 250 X yang berhasil memperoleh penghargaan tertinggi dalam kategori Design Product di ajang IGDS 2020. Diwakili oleh Ir. Ibnu Susilo (Designer & Founder FIN KOMODO KD 250 X), FIN KOMODO menerima piagam penghargaan Grand Award IGDS 2020 untuk kategori Design Product.

Adapun rincian pemenang IGDS 2020 adalah sebagai berikut.
Grand Award Kategori Design Product:
Ir. Ibnu Susilo (PT FIN Komodo Teknologi)
Best Three Kategori Design Product:
1. Lucky Akbar Raditya (PT Line Soda Kreasindo)
2. M. Hamsyah Pramana (Sepatu Kimin)
3. Santi Alexius dan Hendri Teja (PT Matahari)
People Choice:
Afidha Fajar Aditya (Eboni Watch)
Grand Award Kategori Design Concept:
Fauzi dan Hari Pramuja (PT Luas Inovasi)
Best Three Kategori Design Concept:
1. Andriano Sumartama (PT Balagi Ratan)
2. Oki Lutfi Nurdin (PT Eagarindo MP)
3. Mohammad Amsal Hilmy Abbiyu.

Turut hadir pada acara tersebut para ketua Lembaga Negara, jajaran Kementerian Perindustrian, para gubernur, wali kota serta bupati di seluruh Indonesia. 

Ir. Ibnu Susilo bersama Ibu Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsi
Ir. Ibnu Susilo bersama jajaran Juri IGDS 2020

FIN KOMODO KD250X Finalis IGDS 2020

Cimahi (5/12). Penghargaan Indonesia Good Design Selection Tahun 2020 (IGDS 2020) adalah penghargaan tertinggi untuk desain produk industri terbaik yang diberikan Pemerintah kepada desainer produk industri dan/atau perusahaan industri. FIN KOMODO KD250X kali ini berhasil maju sebagai finalis dalam ajang penghargaan IGDS 2020.

Mengikuti rangkaian dari penghargaan ini, Founder & Designer PT FIN KOMODO TEKNOLOGI Bapak Ir. Ibnu Susilo hadir memberikan presentasi mengenai produk FIN KOMODO KD250x di depan jajaran tim juri. Tim juri tampak sangat antusias mendengar penjelasan produk FIN KOMODO KD250X dan konsep FIN KOMODO KD250X sebagai produk nasional yang akan membangun Industri Teknologi bangsa Indonesia.

Mendukung FIN KOMODO KD250X sama dengan membangun bangsa Indonesia melalui karya anak bangsa” – Ir. Ibnu Susilo (Founder & Designer PT FIN KOMODO TEKNOLOGI)

Ayo dukung FIN KOMODO KD250X sebagai pemenang Grand Award dan People’s Choice di penghargaan IGDS 2020. (YA).

Uzone Talk – Bikin Mobil Pakai Teknologi Pesawat

Cimahi (10/09) – Founder dan CEO PT FIN KOMODO TEKNOLOGI, Ir. Ibnu Susilo bersama dengan host Uzone.ID, Bagja Pratama diskusi barsama secara live di kanal YouTube Uzone Talk.

Dikutip dari kanal YouTube Uzone.ID – “FIN Komodo sendiri seharusnya sudah tidak asing di kancah industri permobilan di tanah air. Mobil ini dirancang menggunakan rumus matematik sebuah pesawat terbang. Diskusi ini membahas sepak terjang Founder dan CEO FIN KOMODO, Bapak Ir. Ibnu Susilo dalam melahirkan dan menumbuh kembangkan mobil nasional FIN KOMODO”.

OM MOBI Review FIN Komodo: Mobil Murni Buatan Indonesia

Cimahi (25/8) – Salah satu YouTuber terkenal di dunia otomotif Indonesia OM MOBI (@motomobitv) datang ke kantor pusat PT FIN KOMODO TEKNOLOGI untuk bertemu dan berdiskusi dengan CEO PT FIN KOMODO TEKNOLOGI, Bapak Ir. Ibnu Susilo. Tidak hanya berdiskusi, OM MOBI juga melakukan test drive FIN KOMODO dan review untuk kemudian di sampaikan kepada masyarakat melalui channel YouTube OM MOBI .

Buat yang penasaran dengan fitur-fitur FIN KOMODO, bisa langsung nonton video review OM MOBI yang sangat lengkap dan interaktif dibawah ini.

Mobil Taktis FIN KOMODO Untuk Operasional Penanggulangan KARHUTLA di Polres Barito Utara

Muara Taweh, Palangkanews.co.id – Kapolres Barut AKBP Dodo Hendro Kusumo, SIK di Halaman teras Mapolres Barut, menerima 1 unit mobil taktis hibah dari Grup Turangga untuk membantu operasional Satgas Penanggulangan Karhutla Barito Utara. Selasa (11/08/2020).

Kapolres Barut yang langsung menerima penyerahan secara simbolis kunci mobil dan 1 Unit Mobil FIN KOMODO yang di serahkan oleh beberapa orang perwakilan Grup Turangga menyatakan ” sangat berterimakasih, atas hibah yang di berikan oleh pihak Turangga Grup kepada Satgas Karhutla Polres Barut, serta sangat mengapresiasi dan juga berterimakasih atas keperdulian pihak Turangga Grup terhadap penanggulangan Karhutla di wilayah Barut dengan memberikan hibah 1 Unit Mobil Taktis Merk FIN KOMODO tersebut guna mendukung performa kegiatan Tim beroperasi di lapangan nanti untuk Penanggulangan Bencana Karhutla di Barut” ucap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Barut menambahkan “Semoga, 1 Unit mobil Taktis FIN KOMODO ini nantinya bisa mendukung kegiatan Operasi Satgas Karhutla Polres Barut di lapangan agar lebih maksimal dalam bergerak dan bertindak di lapangan agar Status Darurat Asap di Kalteng dan Karhutla di Barut khususnya bisa kita minimalisir, agar bencana kabut asap tidak terjadi lagi seperti tahun-tahun sebelumnya” harapnya.

Di satu sisi, Wahid juru bicara perwakilan Turangga Grup yang menyerahkan hibah 1 unit mobil Taktis Komodo tersebut menyatakan bahwa ” Dengan menghibahkan 1 unit mobil Taktis FIN KOMODO tersebut, pihak Tarungga Grup menunjukan sebuah bentuk partisispasi pihaknya serta keperduliannya terhadap Bahaya Karhutla yang terjadi di Kalimantan Tengah khususnya di Barut” ujarnya.

Di akhir wawancara dengan awak media Kapolres Barut juga menambahkan ” pihaknya tidak akan main-main dalam penanggulangan Bahaya Karhutla di wilayah Hukumnya, dan kami akan tetap berkordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penaggulangan Karhutla untuk menentukan langkah-langkah yang di ambil dalam penindakan dan memberiakn sanksi hukum terhadap pelaku Karhutla di Wilayah Barito Utara, ini demi kemanusiaaan, berdasarkan kearifan lokal agar hukum dan rasa Keadilan bisa di tegakkan dalam Penanggulangan Karhutla, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, jangan membakar hutan dan lahan agar Bahaya Karhutla bisa kita hindari” pungkasnya dengan tegas.

Sumber: PalangkaNews.co.id

Antisipsi Karhutla, Polda Kalteng Luncurkan Mobil Pemburu Api

Kalimantang Tengah, RMOL.ID – Mengatasi persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diperlukan adanya terobosan yang inovatif. Untuk itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo meluncurkan mobil pemburu api untuk menghilangkan karhutla di wilayah Kalteng. “Saya berharap semoga dengan adanya mobil ini karhutla yang ada di Kalteng dapat ditangani,” kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/7).

Peluncuran mobil pemburu api Polda Kalimantan Tengah/Net

Dedi menyampaikan, untuk tahap awal, sebayak enam mobil dengan rincian empat mobil jenis komodo dan dua mobil jenis quick respon siap dioperasionalkan.

Unit mobil pencari api ini memungkinkan untuk masuk ke pelosok hutan, lantaran didesain dengan konsep offroad.

Mobil tersebut, kata Dedi, sangat efektif dan efisiensi dalam pemadaman serta dapat digunakan sebagai mobil sosialisasi pola kearifan lokal dalam membuka lahan.

“Semoga dengan mobil ini dapat membantu Polri dalam melaksanakan pemadaman karhutla yang ada di wilayah Kalteng,” pungkasnya.

Dalam peluncuran tersebut Kapolda didampingi oleh Wakapolda Brigjen Indro Wiyono, Irwasda Kombes Pol Iman Prijantoro dan pejabat utama Polda Kalteng

Sumber: RMOL.ID

FIN Komodo Siap Padamkan Api di Lahan Gambut Kubu Raya

Mulai Waspada Karhutla 

Sungai Raya, Pontianak Post — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya mulai gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Tidak lama lagi sudah masuk musim kemarau yang sangat rentan terjadi keakaran hutan dan lahan, makanya upaya seperti sosialisasi untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla kian kami tingkatkan,” kata Kepala BPPD Kubu Raya Mokhtar kepada wartawan, Minggu (19/7), di Sungai Raya.

Selain telah memetakan sejumlah daerah yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, kata Mokhtar, Pemerintah Kubu Raya pun juga sudah menetapkan status siaga karhutla yang berlaku sejak 1 Februari 2020 hingga 20 Oktober 2020 mendatang.

Berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan, saat ini terdapat 18 desa di Kubu Raya yang cukup rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Desa tersebut tersebar di Kecamatan Sungai Raya, Rasau Jaya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang, dan Kuala Mandor B. “Kecamatan lainnya, kami pantau juga berpotensi terjadi karhutla, namun tidak serawan di 18 desa yang sudah kami petakan tersebut,” ungkapnya.

Selain melibatkan sejumlah instansi terkait, dalam upaya pemadaman titik api, pihaknya juga selalu melibatkan kelompok masyarakat peduli api yang ada disetiap desa di Kubu Raya. Dia melihat kiprah Pokmas Peduli Api sejauh ini cukup baik. Meski begitu lantaran keterbatasan alat yang dimiliki pokmas dalam hal peralatan perlu disiasati dengan strategi sinergi yang efektif.

“Saya melihat keterlibatan masyarakat melalui Pokmas Peduli Api sudah baik. Namun yang menjadi titik lemah pokmas adalah peralatan. Karena kapasitas mesin yang ada di desa, jangkauan penyemprotannya tidak sekuat yang menjadi standar penanganan karhutla. Maka setiap kejadian karhutla kami selalu mengajak pokmas bahu membahu dalam penanganan dengan menggunakan peralatan yang ada BPBD,” jelasnya.

Sebelumnya, usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kubu Raya, BPBD Kubu Raya, menerima satu unit mobil Fin Komodo dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Mobil buatan dalam negeri berjenis kendaraan off road-non konvensional ini biasanya digunakan untuk medan daeerah pegunungan, dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu dan berlumpur.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, mobil tersebut akan digunakan sebagai salah satu armada untuk menangani kasus yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya.

“Dengan bobot yang cukup ringan, mobil ini akan lebih leluasa masuk dan menelusuri ke lahan gambut sehingga bisa bekerja maksimal. Kami berharap mobil ini bisa membantu, misalnya di areal gambut dia bisa bantu membawa mesin pompa air untuk memudahkan jika ditemukan titik api yang suit dijangkau,” kata Muda Mahendrawan usai secara simbolis menyerahkan bantuan satu unit mobil Fin Komodo kepada Kepala BPBD Kubu Raya, Mokhtar.

Kepala BPBD Kubu Raya Mokhtar mengapresiasi perhatian Pemerintah Kubu Raya yang dinilai selalu memantau perkembangan dan potensi kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya. “Adanya bantuan mobil Fin Komodo ini tentu memudahkan kami menjangkau sejumlah titik lahan gambut yang sulit terjangkau dan tentunya sangat membantu kami dalam upaya penanganan jika sewaktu-waktu terjadi karhutla di Kubu Raya,” pungkasnya. (ash)

Sumber: pontianakpost

dr Reisa Main Offroad pakai FIN Komodo

Jakarta – 

Nama dr Reisa Broto Asmoro menjadi perbincangan warganet di jejaring sosial. Dokter cantik itu menjadi Tim Komunikasi Gugus Tugas COVID-19. Namanya juga langsung masuk trending Google.

Banyak warganet yang menyambut baik kemunculan dokter Reisa. Bahkan, ada netizen yang meyakini bahwa masyarakat akan mematuhi pesan edukasi pencegahan Corona jika disampaikan oleh dokter Reisa.

Dokter cantik ini juga ternyata jago nyetir mobil offroad lho, detikers. Dalam program Ibu Pintar yang ditayangkan Trans TV, dr Reisa sempat mengajak putrinya bermain offroad dengan salah satu mobil offroad. Mereka menikmati arena offroad di Jeep Station Indonesia.

Sebelum ngegas, dr Reisa menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm dan sabuk pengaman. Tampak dr Reisa menikmati medan dengan tanjakan hingga kubangan air menggunakan mobil offroad ini.

dr. Reisa Broto Asmoro ketika seru-seruan dengan FIN Komodo KD 250X . sumber: transmedia

Adapun mobil offroad yang digunakan dr Reisa adalah mobil nasional buatan Cimahi, Jawa Barat, Fin Komodo. Mobil offroad itu memang berukuran kecil, hanya bisa menampung dua orang. Tapi fungsinya bisa diandalkan untuk menaklukkan medan berat sekalipun.

Mobil ini bisa digunakan di segala medan, baik terjal ataupun berbatu. Mobil dibekali mesin empat tak 250 cc. Mesin dihubungkan dengan transmisi CVT otomatis dengan gigi maju, netral dan mundur. Berkat transmisi otomatis itu, mobil ini jadi mudah digunakan. Bahkan, dr Reisa pun terlihat lihai menyetir mobil offroad itu meski awalnya ketakutan.

Mobil offroad buatan Cimahi ini memang sudah malang melintang di medan terjal. Mobil ini sering digunakan untuk kegiatan rekreasi, bahkan hingga dijadikan mobil militer.

Mobil Fin Komodo dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia saat ini. Yang pertama sebagai mobil perkebunan dan pertambangan. Fin komodo dapat digunakan untuk patroli dan memantau kondisi kebun atau tambang, hingga membantu perawatannya. Bentuk bodi yang kecil dan ringan sangat bermanfaat digunakan di area perkebunan karena memungkinkan mobil melintas di antara pepohonan yang biasanya tidak mampu dijangkau mobil biasa atau sepeda motor.

Untuk keperluan militer dan kepolisian, mobil ini pun tak kalah bermanfaatnya. Selain tentunya membantu pelaksanaan patroli, mobil ini juga dapat dilengkapi dengan senapan ringan kaliber 5,56 mm atau 7,62 mm, radar, hingga rudal stringer. Mobil ini juga berguna untuk mengangkut pelaku kejahatan bahkan menjadi robot pengintai. Mobil ini juga bisa membantu tim SAR mengevakuasi korban bencana di area yang sulit dijangkau

sumber: DetikOto

FIN Komodo sudah ada di Malaysia dan Afrika

Otomania.com – Ternyata kendaraan serbaguna Fin Komodo asli buatan Indonesia sudah melenggang sampai negara Malaysia dan Afrika.

Padahal sebelumnya, menurut Dewa Yuniardi, Marketing PT Fin Komodo Teknologi (FTN) belum pernah mengirimnya ke luar negeri.

“Enggak sengaja keekspor. Kami hanya membuatnya, tidak menjual ini ke luar negeri,” ujarnya di Jakarta (24/4/2018).

“Jadi ada pihak pemesan yang kemudian mengekspor Komodo ke Malaysia dan Afrika,” lanjutnya.

Itu sebabnya, ia ikut merasa senang produk ini ternyata diterima konsumen di negara lain.

Fin Komodo memiliki dua varian yang diluncurkan 2017 lalu, yakni KD250X dan model basic KD250 AT